Tampilkan postingan dengan label Tidak Lulus Unas 2009. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tidak Lulus Unas 2009. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Juli 2009

Success is my right - sukses adalah hak saya


Sekolah Perhotelan dan Pariwisata Darma Cendika Surabaya

Di dalam masyarakat terutama di negara berkembang, banyak sekali masyarakatnya yang terjangkit penyakit mitos-mitos yang menyesatkan. Di antara mitos itu adalah: mitos pendidikan, ’saya tidak bisa sukses karena pendidikan saya rendah’. Mitos nasib, ‘biar berjuang bagaimanapun, saya tidak mungkin sukses karena nasib saya memang sudah begini dari sononya’. Mitos kesehatan, merasa diri tidak kuat secara fisik. Mitos usia, ‘ini pekerjaan untuk anak muda, saya terlalu tua untuk pekerjaan ini’. Mitos gender, ‘jelas aja bisa, dia kan perempuan sayakan pria’ atau sebaliknya. Mitos shio, ‘dia shio macan memang bisa sukses, saya kan shio babi’ dan lain sebagainya. Dan penyakit mitos-mitos lainnya.

Jika mitos-mitos itu telah dijadikan pedoman hidup, maka nasib kita akan sulit berubah. Sikap mental negatif seperti di atas, jelas merupakan pengertian yang salah. Apalagi jika sudah masuk ke alam bawah sadar kita, maka akan membawa dampak sangat negatif dalam kehidupan kita secara menyeluruh. Membuat kita kalah dan gagal sebelum berjuang!!! 

Dalam memasuki dunia bisnis, ada dua mitos yang berpengaruh paling besar, yaitu masalah modal dan pendidikan. Saya justru tidak memiliki keduanya saat memulai usaha dulu. Yang saya miliki hanyalah ide membuat kartu kata-kata mutiara dan keberanian untuk mencoba. Saya memiliki kemampuan kungfu, dan potensi diri itulah yang saya manfaatkan. Saya mengajar kungfu secara privat untuk mendapatkan modal awal.

Jadi saya berangkat tanpa modal, tanpa uang, tanpa pendidikan formal yang memadai, tapi mana yang mendahului usaha saya? Ide! Dan keyakinan bahwa saya bisa sukses, saya berhak untuk sukses! Dengan pemahaman itu, muncul keberanian untuk mencoba.

Dari penolakan-penolakan dan melalui proses perjuangan yang luar biasa ulet, ulet, dan ulet, usaha itu baru bisa berkembang baik. Kegagalan dan penolakan adalah konsekuensi dari setiap keputusan yang kita ambil. Kita hanya punya dua pilihan, berhasil atau gagal. Kuncinya dalah action dan mental yang positif. Sebab kedua pilihan itu bisa jadi ‘benar’ karena di balik setiap kegagalan terdapat proses pendidikan, sebuah pelajaran untuk kita berbuat dan bertindak lebih bijak di kemudian hari.

Seperti kata-kata mutiara yang sering saya ucapkan:Jika mitos-mitos itu telah dijadikan pedoman hidup, maka nasib kita akan sulit berubah. Sikap mental negatif seperti di atas, jelas merupakan pengertian yang salah. Apalagi jika sudah masuk ke alam bawah sadar kita, maka akan membawa dampak sangat negatif dalam kehidupan kita secara menyeluruh. Membuat kita kalah dan gagal sebelum berjuang!!! 


TETAP MENJADI YANG TERBAIK. Memang bukan suatu hal yang mudah untuk dilakukan. Perlu motivasi yang kuat, komitmen pada tujuan, serta melewati proses latihan dalam praktek kehidupan yang nyata. Sebagai manusia yang mengerti, menyadari, dan dapat berpikir jernih, maka kita harus bisa dan berani menentukan sikap dengan segenap tenaga, waktu, dan pikiran untuk tetap mengembangkan diri semaksimal mungkin.

Ilmu untuk memelihara motivasi diri bisa dipelajari oleh siapa pun. Salah satu latihan yang paling mudah untuk menguatkan diri sendiri adalah melakukan self talk. Kita gali potensi-potensi positif dalam diri kita dengan melakkukan dialog dengan diri kita sendiri.

Yakinkan bahwa diri kita memiliki kemapuan untuk sukses. Jika orang lain bisa sukses, kita pun mempunyai hak untuk sukses sama seperti mereka.

Keyakinan kepada Tuhan, serta doa dan praktek dalam kehidupan ini merupakan upaya yang mampu memberikan kekuatan motivasi diri yang luar biasa.

Sikap mental lain yan perlu kita pelihara adalah menyadari bahwa sukses yang kita raih bukan hanya sekedar mengandalkan diri sendiri, selalu ada andil orang lain di dalamnya. Rendah hati adalah kata kuncinya, tetapi sebaliknya, tidak rendah diri pada saat mengalami kegagalan.

Dengan demikian tidak hanya semakin dewasa dalam mengarungi kehidupan ini, yang pasti kualitas kehidupan kita akan semakin baik, semakin
sukses, yang pada akhirnya akan bermanfaat pula bagi orang lain. PASTIKAN menjadi yang terbaik !!! BE THE BEST!!!!

Success is my right - sukses adalah hak saya
Salam sukses luar biasa
Andrie Wongso

Bahagia, ada pada Jiwa yang Bisa Bersyukur


Sekolah Perhotelan dan Pariwisata Darma Cendika Surabaya

Apakah anda pernah membayangkan menulis buku bukan dengan tangan, kaki atau anggota tubuh lainnya? Bayangkan kalau anda menulis dengan kelopak mata kiri? Jika Anda mengatakan itu hal yang mustahil untuk dilakukan, Anda tentu belum mengenal orang yang bernama Jean- Dominique Bauby. Seorang pemimpin redaksi majalah Elle, majalah kebanggaan Prancis yang digandrungi wanita seluruh dunia.

Betapa mengagumkan semangat hidup dan tekad maupun kemauannya untuk menulis dan membagikan kisah hidupnya yang begitu luar biasa. Ia meninggal tiga hari setelah bukunya diterbitkan. Setelah tahu apa yang dialami si Jean dalam menempuh hidup ini, Anda pasti akan berpikir, “Berapa pun problem dan beban hidup kita semua, hampir tidak ada artinya dibandingkan dengan si Jean!”

Tahun 1995, ia terkena stroke yang menyebabkan seluruh tubuhnya lumpuh. Ia mengalami apa yang disebut locked-in syndrome, kelumpuhan total yang disebutnya “Seperti pikiran di dalam botol”. Memang ia masih dapat berpikir jernih tetapi sama sekali tidak bisa berbicara maupun bergerak. Satu-satunya otot yang masih dapat diperintahnya adalah kelopak mata kirinya. Jadi itulah cara dia berkomunikasi dengan para perawat, dokter rumah sakit, keluarga dan temannya.

Begini cara Jean menulis buku. Mereka (keluarga, perawat, teman- temannya) menunjukkan huruf demi huruf dan si Jean akan berkedip apabila huruf yang ditunjukkan adalah yang dipilihnya. “Bukan main,” kata Anda.

Ya, itu juga reaksi semua yang membaca kisahnya. Buat kita, kegiatan menulis mungkin sepele dan menjadi hal yang biasa. Namun, kalau kita disuruh “menulis” dengan cara si Jean, barang kali kita harus menangis dulu berhari-hari dan bukan buku yang jadi, tapi mungkin meminta ampun untuk tidak disuruh melakukan apa yang dilakukan Jean dalam pembuatan bukunya.

Tahun 1996 ia meninggal dalam usia 45 tahun setelah menyelesaikan memoarnya yang ditulisnya secara sangat istimewa. Judulnya, “Le Scaphandre” et le Papillon (The Bubble and the Butterfly).

Jean adalah contoh orang yang tidak menyerah pada nasib yang digariskan untuknya. Dia tetap hidup dalam kelumpuhan dan tetap berpikir jernih untuk bisa menjadi seseorang yang berguna, walaupun untuk menelan ludah pun, dia tidak mampu, karena seluruh otot dan saraf di tubuhnya lumpuh. Tetapi yang patut kita teladani adalah bagaimana dia menyikapi situasi hidup yang dialaminya dengan baik dan tetap menjadi seorang manusia (bahasa Sansekerta yang berarti pikiran yang terkendali), bahkan bersedia berperan langsung dalam film yang mengisahkan dirinya.

Jean, tetap hidup dengan bahagia dan optimistis, dengan kondisinya yang seperti sosok mayat bernapas. Sedangkan kita yang hidup tanpa punya problem seberat Jean, sering menjadi manusia yang selalu mengeluh..! Coba ingat-ingat apa yang kita lakukan. Ketika mendapat cuaca hujan, biasanya menggerutu. Sebaliknya, mendapat cuaca panas juga menggerutu. Punya anak banyak mengeluh, tidak punya anak juga mengeluh. Carl Jung, pernah menulis demikian: “Bagian yang paling menakutkan dan sekaligus menyulitkan adalah menerima diri sendiri secara utuh, dan hal yang paling sulit dibuka adalah pikiran yang tertutup!”

Maka, betapapun kacaunya keadaan kita saat ini, bagi yang sedang stres berat, yang sedang berkelahi baik dengan diri sendiri maupun melawan orang lain, atau anggota keluarga yang sedang tidak bahagia karena kebutuhan hidupnya tidak terpenuhi, yang baru mendapat musibah kecelakaan atau bencana, bagi yang sedang di-PHK, ingatlah kita masih bisa menelan ludah, masih bisa makan dan menggerakkan anggota tubuh lainnya. Maka bersyukurlah, dan berbahagialah…! Jangan menjadi pengeluh, penggerutu, penuntut abadi, tapi bijaksanalah untuk bisa selalu think and thank (berpikir, kemudian berterima kasih/ bersyukurl).

Dalam artikel yang berjudul Kegagalan & Kesuksesan Hasil Konsekuensi Pikiran ( SPM 26 Februari 2005) dituliskan, seseorang yang sadar sepenuhnya, dia datang ke dunia ini hanya dibekali sebuah nyawa (jiwa). Nah, nyawa itu harus dirawat dengan menjalani kehidupan
secara bertanggung jawab. Dengan nyawa ini pulalah, seseorang harus hidup bahagia, di manapun dia berada, dan dalam kondisi apapun, dia harus bisa bahagia. Kunci kebahagiaan adalah bersyukur! Mensyukuri apa yang kita dapat itu penting, termasuk sebuah nyawa agar kita bisa hidup di alam ini. Dan kebahagiaan bisa dibuat, dengan tidak meminta (menuntut) apapun pada orang lain, tetapi memberikan apa yang bisa diberikan kepada orang lain agar mereka bahagia. Jadilah seseorang yang merasa ada gunanya untuk kehidupan ini.

Untuk itu, Anda bisa mendengarkan intuisi sendiri sehingga bertindak sesuai nurani dan menghasilkan apa yang Anda inginkan dalam hidup. Hadapi hidup dengan tabah karena orang-orang beruntung bukan tidak pernah gagal. Bukan tidak pernah ditolak, juga bukan tidak pernah kecewa. Justru banyak orang yang sukses itu sebetulnya orang yang telah banyak mengalami kegagalan.

Berpikirlah positif, Anda akan menjadi orang yang beruntung. Banyak cerita tentang keberuntungan berasal dari kejadian-kejadian yang tidak menguntungkan. Misalnya, kehilangan pekerjaan memunculkan ide besar untuk mulai bisnis sendiri dan menjadi majikan. Ditolak pun bisa mendatangkan kesuksesan. Tetapi, untuk mendapatkan
keberuntungan diperlukan usaha. Dan mulailah sekarang juga untuk berusaha!

Sumber: Bahagia, ada pada Jiwa yang Bisa Bersyukur oleh Lianny Hendranata

Kamis, 18 Juni 2009

Pilihan memilih Program Profesional 1 Tahun ( 2009 )


Sekolah Perhotelan dan Pariwisata Darma Cendika Surabaya
Pilihan memilih Program Profesional 1 Tahun ( 2009 )

Sehubungan dengan makin banyaknya pilihan program pendidikan selepas SMA, yang dikhususkan bagi para lulusan SMA yang ingin memilih jalur pendidikan singkat dan cepat kerja maka adalah bijak bagi para orang tua atau pihak2 lain yang memberikan saran atau keputusan bagi para lulusan SMA untuk memilih jalur pendidikan profesional 1 tahun sesuai dengan bidang pekerjaan industry, produksi atau jasa.

Saat ini gencar di sampaikan bahwa setiap calon tenaga kerja baru harus memiliki sikap dan mental “ enterpreneurship” atau “kewirausahaan”. Yang dirasa sangat penting untuk dimiliki setiap calon tenaga kerja apabila tidak mampu bersaing dalam perebutan posisi pekerjaan yang ditawarkan. Mereka dapat membuka usaha sendiri sehingga cukup memiliki kesempatan untuk mengembangkan usahanya.

Peluang inilah yang harus di diperhatikan yaitu “ enterpreneur “ dalam bidang apa ??? saat ini yang paling berpeluang adalah bidang makanan dan minuman, karena bidang ini adalah merupakan kebutuhan pokok bagi setiap orang. Disamping skill utama dalam membuat produk makanan dan minuman penting juga bimbingan maupun pengarahan 2 selepas menuntut ilmu tersebut.

Maka pilihan utama adalah Program Profesional yang mengajarkan secara tuntas materi dan praktek dalam bidang Perhotelan dan Pariwisata, yaitu dalam bidang “ pelayanan Jasa “, karena bidang ini sangat memiliki potensi untuk berkembang seiring dengan perkembangan kota dan perubahan gaya hidup manusia perkotaan yang selalu Ingin “dilayani” mendapatkan pelayanan yang prima, dan menjadikan Mall atau Pusat perbelanjaan sebagai alternatif rekreasi keluarga di hari libur ( terutama week end ), gaya hidup makan di Food court, restauran, cafĂ©, hotel, maupun hypermarket sudah menjadi trend remaja maupun keluarga muda saat ini.

Namun perlu diperhatikan bahwa bidang jasa ini adalh merubah “ Gaya hidup “ utama seperti :
( Sanggupkah saudara ???? )
- Dilayani menjadi Melayani
- Jam kerja Shift “ pagi - siang – malam “
- Libur bukan di hari libur umum / nasional

Hal seperti inilah yang perlu diperhatikan sebelum memilih program profesional seperti ini ” Perhotelan dan Pariwisata ” maupun program sejenis dalam bidang jasa, namun hal ini merupakan dan memiliki ”kesempatan yang besar untuk memperoleh pekerjaan.” bidang ini merupakan ilmu baru dan tidak membatasi bidang yang telah ditempuh dalam pendidikan di SMA / SMA / MI / usia max. 25 tahun.

Program Pendidikan Profesional 1 Tahun yang ditawarkan oleh Sekolah Perhotelan dan Pariwisata DARMA CENDIKA adalah dalam bidang ” Perhotelan dan Pariwisata ” memang dkhususkan bagi siswa siswi yang ingin :

- Bekerja dalam bidang / industry perhotelan dan Pariwisata
- Mencoba untuk berusaha sendiri ( enterpreneur / kewirausahaan )
- Melanjutkan pendidikan kejenjang strata – 1 ( namun memiliki bekal pegangan hidup / apabila memiliki kendala dalam menuntut ilmu di jenjang strata – 1 )

Hal yang terpenting adalah sikap dan bimbingan konseling bagi setiap siswa dalam memilih bidang pekerjaan yang sesuai, hal inilah yang menjadi pusat perhatian bidang perhotelan dan pariwisata, dorongan semangat dan motivasi sangat penting di berikan dalama menuntut ilmu dalam bidang ini, karena sebagus apapun fasilitas sarana dan prasarana / materi / penyajian yang diberikan apabila tidak diikuti dengan semangat dan mencintai pekerjaan tidak akan berhasil diterima dengan baik.

Sekolah Perhotelan dan Pariwisata DARMA CENDIKA Surabaya, selalu perhatian dalam membimbing siswa – siswi lulusannya, hal ini diwujudkan dengan selalu siap sedia memberikan bantuan berupa konsultasi, saran dan pengarahan bagi mereka yang membutuhkan. Disamping bantuan Pemilihan dan Penempatan Kerja ( BURSA KERJA ) sesuai dengan kemampuan minat dan bakat siswa tersebut, dan membuka diri bagi perusahaan / industry yanga berkaitan untuk dapat mencari tenaga kerja, baik berupa casual – casual tetap – maupun karyawan tetap.

Informasi Penerimaan Siswa Baru 2009 /2010

Formulir Pendaftaran  : Rp. 100.000,- ( seratus ribu rupiah )
Biaya Pendidikan        : Rp. 6.000.000,- ( enam juta rupiah )

Sistem Pembayaran : Rp. 2.500.000,- ( dua juta lima ratus ribu rupiah )
Diangsur – sd. Sebelum perkuliahan
Rp. 3.500.000,- dapat diangsurMax. 7 x ( Rp. 500.000,- )

Biaya pendidikan termasuk Seragam ( jaket almamater ), seragam praktikum, asuransi , kartu pelajar, materi – bahan2 praktikum, penempatan OJT.
Informasi lebih lanjut dapat di peroleh di kampus Sekolah Perhotelan dan Pariwisata DARMA CENDIKA Surabaya.

Informasi tambahan : apabila ada siswa siswi yang telah mendaftar di sekolah kami ” TIDAK LULUS - UNAS 2009 ”, tetap dapat mengikuti pendidikan dengan syarat mengikuti ” Program Kejar PAKET C ” yang diselenggarakan oleh pemerintah ”